
Berputar.id Pada Sabtu, 29 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, sebuah insiden kekerasan terjadi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi. Seorang satpam berinisial S (39) menjadi korban penganiayaan oleh keluarga pasien setelah menegur mereka karena memarkirkan kendaraan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Baca Juga : Kue Viral di Blok M Memikat Wisatawan dari Luar Kota
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan polisi, keluarga pasien memarkirkan kendaraannya di area yang tidak diizinkan, yaitu di depan IGD. Satpam kemudian menegur mereka untuk memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman agar tidak mengganggu lalu lintas darurat. Namun, keluarga pasien merasa tidak terima dan melakukan penganiayaan terhadap satpam tersebut.
Penganiayaan berat tersebut menyebabkan korban mengalami kejang dan muntah darah karena kepalanya terbentur lantai. Korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dan masih dalam proses pemulihan.
Penyelidikan Polisi
Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan saat ini sedang dalam tahap penyidikan. Polisi telah mengidentifikasi terduga pelaku, yang merupakan keluarga pasien berusia 23 tahun (lahir tahun 2000). Pelaku masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian.
“Kami telah mengidentifikasi pelaku dan sedang mencari keberadaannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan AKP Imam Prakoso.
Reaksi Rumah Sakit
Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi telah melaporkan insiden ini ke polisi dan berharap pelaku dapat segera ditangkap dan diadili. Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa korban akan mendapatkan perawatan yang optimal hingga pulih.
Kuasa hukum korban menyatakan bahwa keluarga pelaku belum menunjukkan penyesalan atau permintaan maaf atas tindakan mereka. Hal ini menambahkan tekanan pada proses hukum yang sedang berlangsung.
Dengan kasus ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya menghormati aturan dan petugas keamanan di fasilitas publik, terutama di rumah sakit yang memerlukan lingkungan yang tenang dan aman bagi pasien dan staf medis.