
Berputar.id Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memuji kebijakan pemerintah yang diterapkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2025. Menurutnya, kebijakan work from anywhere (WFA) dan pembatasan kendaraan sumbu tiga sangat efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas.
Baca Juga : Satpam Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya Keluarga Pasien
“Memang sedikit agak anomali, ada kebijakan work from anywhere, termasuk juga pengurangan sumbu tiga ini membantu sekali proses kelancaran lalu lintas,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).
Kebijakan WFA, yang berlangsung dari 24 hingga 27 Maret 2025, memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN untuk bekerja dari lokasi manapun. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi selama arus mudik, terutama di Pulau Jawa.
Selain itu, pemerintah juga menerapkan pembatasan kendaraan sumbu tiga selama Operasi Ketupat 2025 untuk memperlancar arus mudik. Kebijakan ini, bersama dengan WFA, membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan mempercepat pergerakan pemudik.
Irjen Agus menambahkan bahwa arus mudik tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena pemberlakuan kebijakan tersebut. Data menunjukkan peningkatan arus mudik sejak H-10, dengan kenaikan signifikan di beberapa jalur utama seperti Trans Jawa dan Sumatera.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berhasil mengurangi risiko kemacetan parah dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pemerintah dalam mengelola lalu lintas selama musim mudik telah membawa hasil yang positif.