
Berputar.id Saat arus balik Lebaran, kondisi arus lalu lintas di Jawa Barat mengalami kepadatan signifikan, terutama di beberapa jalur utama seperti Jalur Pantura dan Jalur Nagreg. Berikut adalah rincian kondisi di kedua jalur tersebut:
Baca Juga : TikTok Akan Menutup Aplikasi TikTok Notes pada 8 Mei 2025
Jalur Pantura
Pada Sabtu, 5 April 2025, kemacetan parah terjadi di Jalur Pantura, khususnya di Cirebon. Kemacetan ini merupakan dampak dari kebijakan one way yang diterapkan di jalur tol, menyebabkan kendaraan dialihkan ke jalur Pantura. Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mengular hingga 3 kilometer. Kepadatan ini tidak hanya disebabkan oleh arus balik, tetapi juga karena jalur Pantura digunakan bersamaan oleh pemudik dan masyarakat lokal yang menjalankan aktivitas harian.
Jalur Nagreg
Di Jalur Nagreg, kepadatan juga terjadi akibat banyaknya pemudik yang melakukan arus balik ke arah Bandung. Polisi menerapkan skema contra flow di Jalan Raya Nagreg untuk mengatasi kepadatan. Pada malam hari, arus lalu lintas mengalami kepadatan dari Jalan Lingkar Nagreg hingga Jalan Lingkar Barat Nagreg, dengan kendaraan roda dua dan roda empat harus mengular saat melewati jalur tersebut.
Kondisi Umum di Jawa Barat
Selain Jalur Pantura dan Nagreg, beberapa ruas jalan utama di Jawa Barat seperti Simpang Gadog di Bogor, Lembang, dan Soreang menuju Ciwidey juga mengalami kepadatan. Namun, kondisi lalu lintas di kawasan Puncak relatif lancar berkat kebijakan pelarangan operasional angkutan kota selama periode Lebaran. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 5-6 April 2025.
Pemerintah dan kepolisian terus berupaya mengatur lalu lintas dengan menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti sistem contra flow dan one way, untuk mengurangi kemacetan dan memastikan keselamatan perjalanan