Berputar.id Seorang bocah berusia 5 tahun berinisial M mengalami luka akibat peluru nyasar saat tidur di rumahnya di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Selasa malam, 11 Februari 2025. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ketika M bersama orang tuanya sedang beristirahat. Tiba-tiba, terdengar suara keras yang diikuti dengan tangisan M, yang mengakibatkan orang tuanya terbangun dan menemukan kaki M terluka parah.
Setelah insiden tersebut, M dibawa ke rumah sakit di mana dokter menemukan bahwa peluru telah menembus paha kiri anak tersebut, menyebabkan luka terbuka yang memerlukan tiga jahitan. Ayahnya, Elmanto, awalnya mengira anaknya terluka karena terkena paku, namun setelah mencari dan tidak menemukannya, ia menemukan proyektil peluru berukuran sekitar 2 cm di samping tempat tidur.
Polisi yang menerima laporan dari orang tua M segera melakukan penyelidikan. Mereka telah mengamankan proyektil dan melakukan uji balistik untuk menentukan asal usul peluru tersebut. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pihak yang menembakkan peluru itu, dan tidak ada indikasi bahwa kejadian tersebut terkait dengan tawuran atau keributan lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi M saat ini dilaporkan stabil, meskipun ia harus berjalan pincang akibat luka yang dideritanya. Elmanto menyatakan bahwa mereka akan terus memantau kesehatan anaknya untuk mencegah infeksi
KOMPAS. com Ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh pengguna untuk memastikan ibadah puasa berjalan…
SINGAPURA, KOMPAS. com Qualcomm, sebuah perusahaan semikonduktor dari Amerika Serikat, telah mengadakan acara Snapdragon Southeast…
Liputan6. com, Jakarta Selama bulan Ramadan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi beberapa…
Liputan6. com, Jakarta Selama bulan Ramadhan, polisi telah melarang penyelenggaraan acara Sahur On The Road,…
Berputar.id Berikut adalah ringkasan peristiwa pembegalan terhadap seorang pemulung di Jakarta Barat: Baca Juga :…
Berputar.id Keluarga korban Jap Sugiharto (69), pemilik ruko di Rawamangun, Jakarta Timur, menduga bahwa pembunuhan…